Tugas bab 5 dan 6

November 17, 2009 at 2:55 am (Uncategorized)

Tugas Materi

Pengantar Ekonomi Pembangunan

Nama : Ela Nurmalasari

Kls : 2DD04

Npm : 3020842

Strategi Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi

1. Strategi Upaya Minimum

Sebagian besar NSB dicekam oleh lingkaran setan kemiskinan yang membuat mereka tetap pada tingkat keseimbangan pendapatan per kapita yang rendah. Jalan keluar dari kebuntuan ini adalah dengan melakukan suatu upaya minimum kritis tertentu yang akan menaikan pendapatan perkapita pada tingkat dimana pembangunan yang berkesinambungan akan terjadi, diperlukan suatu kondisi di mana suatu perekonomian harus mendapatkan rangsangan pertumbuhan yang lebih besar di atas batas minimum kritis tertentu.
Laju pertumbuhan penduduk merupakan fungsi dari pendapatan per kapita, laju pertumbuhan penduduk berkaitan erat dengan berbagai tahap pembangunan ekonomi. Jika pendapatan per kapita naik di atas posisis keseimbangan tersebut maka tingkat kematian akan turun, tetapi tanpa di barengi penurunan tingkat keseburun. Jadi, kenaikan pendapatan per kapita cenderung menaikan laju pertumbuhan penduduk. Tetapi kecenderungan tersebut hanya sampai titik tertentu.
Faktor- faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan pendapatan per kapita
1. Agen Pertumbuhan
Di dalam proses pembangunan kondisi seperti diciptakan melalui pengembangan agen-agen pertumbuhan, yang merupakan jumlah kapasitas yang terkandung di dalam anggota masyarakat untuk melakukan kegiatan yang membantu pertumbuhan.
2. Rangsangan pertumbuhan
Di harapkan dari kegiatan seperti ini pada rangsangan untuk pengembangan atau penyusutan selanjutnya yang timbul melalui interaksi antara harapan, kegiatan, dan hasil.

2. Strategi Pembangunan Seimbang
Strategi pembangunan seimbang bisa biartikan sebagai pembangunan berbagai jenis industri secara berbarengan sehingga industri tersebut saling menciptakan pasar bagi yang lain. Selain itu dapat juga diartikan sebagai keseimbangan pembangunan di berbagai sektor. Untuk itu diperlukan keseimbangan antara sisi permintaan dan sisi penawaran.
Pembangunan seimbang ini biasa nya dilaksanakan dengan maksud untuk menjaga agar proses pembangunan tidak menghadapi hambatan dalam hal memperoleh bahan baku, tenaga ahli, sumber energi, dan fasilitas untuk mengangkut hasil produksi ke pasar.
Dengan demikian pembangunn seimbang itu dapat di definisikan sebagai usaha pembangunan yang berupayauntuk mengatur program investasi sedemikian rupa sehingga sepanjang proses pembangunan tidak akn timbul hambatan-hambatan yang bersumber dari penawaran maupun permintaan.
Tujuan utama dari strategi ini adalah untuk menciptakan berbagai jenis industri yang berkaitan erat satu sama lian sehingga setiap industri akan memperoleh eksternalitas ekonomi sebagai akibat dari industrialisasi seperti itu.

3. Strategi pembangunan tak seimbang
Strategi pembangunan tak seimbang adalah pola pembangunan yang lebih cocok untuk mempercepat proses pembangunan di NSB. Berdasarkan pertimbangan, secara historis pembangunan ekonomi yang terjadi coraknya tidak seimbang. Pembangunan tak seimbang ini juga dianggap lebih sesuai umtuk dilaksanakn di NSB, karena negara-negara tersebut menghadapi masalah kekurangan sumber daya. Dengan melaksanakn program pembangunan tak seimbang maka usaha pembangunan pada suatu periode waktu tertentu di pusatkan pada beberapa sektor yang akan mendorong penanaman modal yang terpengaruh di berbagai sektor pada periode waktu tertentu.
Pembangunan tak seimbang antara sektor prasarana dan sektor produktif
Dalam strategi pembangunan tak seimbang ini bagaimana caranya untuk mementukan proyek yang harus didahulukan pembangunannya, dimana proyek-proyek tersebut memerlukan modal dan sumber daya lainnya melebihi modal dan sumberdaya yang tersedia, agar penggunaan sumber daya yang tersedia tersebut bisa menyebabkan pertumbuhan ekonomi yang maksimal.
Pembangunan seimbang dalam sektor produktif
Dalam sektor produktif mekanisme pendorong pembanguna yang tercipta sebagai akibat dari adanya hubungan antara berbagai industri dalam menyediakan barang-barang yang digunakan sebagai bahan mentah dalam industri lainnya.

Bab 6
Perencanaan Pembangunan Ekonomi

1. Pengertian, Unsur, dan Fungsi Perencanaan

Perencanaan ialah suatu proses yang bersinambungan yang mencakup keputusan-keputusan atau pilihan berbagai alternatif pengguna sumber daya untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu pada masa yang akan datang.
Empat Elemen dasar Perencanaan :
1. Merencanakan berarti memilih
Merupakn proses memili diantara berbagai kegiatan yang di inginkan karena tidak semua yang diinginkan tersebut dapat dilakukan dan tercapai pada saat yang bersamaan.
2. Perencanaan merupakan alat mengalokasian semberdaya
Menunjukan segala sesuatu yang dianggap berguna dalam pencapaian suatu tujuan tertentu.
3. Perencanaan merupakan alat untuk pencapaian tujuan
Perencanaan sebagai alt pencapain tujuan muncul berkenaan dengan sifat dan proses penetapan tujuan.
4. Perencanaan untuk masa depan
Salah satu elemen yang penting adalah elemen waktu.

Unsur unsure perencaan dalah sebagai berikut :
1. Adanya kerangka makro
2. kebijaksanaa dasar rencana pembangunan
3. perkiraan sumber-sumber pembangunan khususnya sumber pembiayaaan pembangunan
4. uraian tentang kebijaksanaan pembangunan yang konsisten
5. program investasi dan administrasi

Fungsi-fungsi perencanaan :
1. Diharapkan terdapatnya suatu pengarahan kegiatan, adaya pedoman bagi pelaksanaan kegiatan yang di tunjukan kepada pencapaina tujuan pembangunan.
2. Perencanaan memberikan kesempatan untuk mengadakan pilihan yang terbaik
3. Dilakukan penyusunan skala prioritas dari segi pentingyan tujuan
4. Sebagai alat untuk mengukur dan mengadakan pengawasan dan evaluasi

2. Perlunya Perencanaan Pembangunan
Dalam ilmu ekonomi kita mengenal teori keseimbangan yang stabil. Teori ini menyebutkan bahwa jika terjadi perubahan dari keadaan seimbang, maka akan timbul suatu reaksi dalam bentuk perubahan kearah yang berlawanan dengan keadaan yang pertama sehinggan akhirnya keadaan akan kembanli kepada keseimbangan semula. Ada 2 metode untuk memotong lingkaran setan kemiskinan tersebut, pertama melakikan pembanguna terencana dengan mencari modal dari luar negeri yang disebut industrialisasi yang di proteksi dan kedua adalah dengan cara menghimpun tabungan wajib yang di sebut industrialisasi dengan kemampuan sendiri.
Kebutuhan perencanaan di NSB juga didorong oleh keinginan untuk mengurangi pengangguran. Oleh karena itu perlu adanya badan perencanaan yang terpusat yang di harapkan dapat mengatasi kesulitan ini.
Dengan demikian. Perencanaan pembangunan sangat di perlukan dan merupakan jalan terbae untuk mengatasi kemiskinan di NSB. Perencanaan yang baik di perlukan untuk mengatasi kemiskinan di NSB. Perencanaan yang baik di perlukan untuk mengatasi ketimpangan distribusi pendapatn dan kesejahteraan, meningkatkan pendapatan nasional dan pendapatn per kapita, meningkatkan kesempatan kerja, dan untuk pembangunan secara keseluruh

3. Sifat, Proses dan Peranan Perencanaan Ekonomi
Sifat dan Peranan perencanaan ekonomi
Pengertian perencanaan ekonomi adalah usaha secara sadar dari suatu pusat organisasi untuk mempengaruhi, mengarahkan, serta dalam beberapa halbahkan mengendalikan perubahan variabel ekonomiyang utama dari suatu negara atau wilayah tertentu selama periode tertetu selama periode waktu tertentu sesuai dengn tujuan-tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya.
Suatu rencana ekonomi juga dianggap serangkaian sasaran target ekonomi secara kuantitatif yang khusus dan harus di capai dalam suatu jangka waktu tertentu. Rencana ekonomi bisa bersifat menyeluruh atau parsial. Suatu rencan bersifat kompherensif, memenapkan sasarannya mencakup seluruh aspek pokok perekonomian nasional. Sedangkan rencana yang bersifat parsial hanya mencakup sebagian dari perekonomian nasional seperti sektor industri, sektor pertanian, sektor luar negeri, dan sebainya. Oleh karene itu untuk menghindari hal-hal yang lebih membingungkan maka pada pembahasan selanjutnya nanti akan kita bedakan 3 macam perencanaan ekonomi yang utama.

Proses Perencanaan Ekonomi
Bisa di bagi 4 tahap :
1. memulai suatu rangkaian yang di tetapkan oleh pemimpin polotik
2. mengukur ketersediaan sumber daya yang langka selam periode perencanaan tersebut
3. Di tetapkan proyek-proyek investasi yang termasuk dalam perencanaan nasional untuk mengembangkan tujuan pembangunan nasional
4. Mengerjakan proses pemilihan kegiatan yang mungkin dan penting untuk mencapai tujuan nasional tanpa terganggu oleh adanya kendala kendala sumber daya dan organisasional

4 Perencanaan Dalam Berbagai Bentuk Sistem Ekonomi :
A. Perencanaan Dalam Perekonomian Kapitalis
Merupakan usaha yang dengan sadar di lakukan pemerintah mencapai pertumbuhan ekonomi dengan tingkat pengerjaan yang tinggi dan harga yang stabil melalui berbagai instrumen kebijaksanaan fiskal dan moneter
B. Perencanaan Dalam Perekonomian Sosialis
Peranan perencanaan hanya berusaha untuk mencegah agar perekonomian tidak keluar dari lintasan pertumbuhan yang stabil yang diinginkan melalui alat kebijaksanaan yang aktif namun tidak langsung. Dan bukan hanya menetapkan seperangkat asaran tertentu yang merupakan suatu rangkaian kemajuan ekonomi.
C. Perencanaan Dalam Perekonomian Campuran
Adalah suatu lingkungan kelembagaan dimana sebagian dari sumber daya produktif di miliki dan di kelola oleh pihak swasta, sedangkan sebagian lainnya di miliki oleh pemerintah.

5. Syarat-syarat berhasilnya suatu perencanaan :
1. Komisi perencanaan
Pembentukan suatu komisi perencanaan yang harus di organisir dengan cara yang tepat.
2. Data Statistik
Membutuhkan adanya analisis yang menyeluruh tentang potensi suberdatya yang di miliki suatu negara beserta segala kekurangannya
3. Tujuan
Tujuan yang di capai hendaknya harus realistis dan di sesuaikan dengan kondisi perekonomian negara tersebut.
4. Penetapan sasaran dan prioritas
Di buat secara makro dan sektoral

5. Mobilisasi Simber daya
Adanya pembiayaan oleh pemerintah sebagai dasar mobilisasi sumber daya yang tersedia

6. Perencanaan Pembangunan di Indonesia :
Usaha-usaha perencanaan ekonomi masa orde lama
 Tahun 1947, di mulai suatu perencanaan
 Tahun 1952, dimulai usaha perencanaan
 Tahun 1956-1960, disusun rencana pembangunan
 Tahun 1961-1969, disusun rencana pembangunan nasional.

Program dalam orde baru :
1. jangka panjang
2. jangka pendek
Dalam perumusan dan pelaksanaan suatu teori maupun dalam penyusunan suatu strategi pembanhunan nasional sebagaimana telah di ungkapkan, indonesiapun tidak melepaskan diri dari asas politik ekonomi yang di anut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: